Ini Dia Hadits Tentang Pernikahan Bagi yang Sudah Mampu

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa pernikahan merupakan salah satu hal yang menjadi dambaan bagi setiap individu manusia. Bahkan dalam ajaran agama Islam, menikah termasuk kedalam ibadah yang sangat dianjurkan. Ya, dengan menikah, maka seseorang akan membina rumah tangga, mempunyai keturunan, serta terhindar dari perzinahan.

Sebuah pernikahan bukan hanya sekedar menyatukan dua hati pasangan insan, melainkan juga memiliki nilai pahala dan sedekah. Dengan begitu, jangan pernah meremehkan atau menyepelekan sebuah pernikahan. Tak hanya itu, pernikahan adalah bentuk ibadah yang memiliki kedudukan penting dan skaral dalam agama Islam lho. Nah, berbicara soal nikah, secara kebetulan juga pada ulasan kali ini akan membahas hadits tentang nikah. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasan di bawah ini.

  1. Bagi yang Mampu Wajib Menikah, dan Bagi yang Belum Mampu Harus Berpuasa

Ada sebuah hadits dari HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan lainnya yang mengatakan Rasulullah bersabda : “Wahai para pemuda! Barangsiapa di antara kalian berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah. Karena nikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia shaum (puasa), karena shaum itu dapat membentengi dirinya.”

  1. Diharuskan Menikahi Wanita yang Berdasarkan Agamanya

Dari Abu Hurairah Radhiyallaahu ‘anhu yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Wanita dinikahi karena empat perkara, yaitu karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Maka, dapatkanlah wanita yang taat beragama, niscaya kamu akan beruntung.” (HR Bukhari dan Muslim).

  1. Menikahlah Dengan Perempuan yang Subur dan Penyayang

Anas Ibnu Malik Radhiyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah SAW pernah menganjurkan kami berkeluarga dan sangat melarang kami membujang. Beliau berkata : “Nikahilah perempuan yang subur dan penyaang, sebab dengan jumlahmu yang banyak aku akan berbangga di hadapan para Nabi pada hari kiamat.” (Riwayat Ahmad. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban).

  1. Rasulullah SAW Mendoakan Seseorang yang Menikah Agar Selalu Diberi Keberkahan dan Kebaikan

Dari Abu Hurairah Radhiyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah SAW bila mendoakan seseorang yang menikah, beliau bersabda : “Semoga Allah SWT memberkahimu dan menetapkan berjah atasmu, serta mengumpulkan engkau berdua dalam kebaikan.” (Riwayat Ahmad dan Imam Empat. Hadits shahih menurut Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).

  1. Menikah ADalah Cara Untuk Menyempurnakan Separuh Agama

Dari Anas bin Malik Radhiyallaahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda : “Siapa yang diberi karunia oleh Allah seorang istri yang salehah, berarti Allah telah menolongnya untuk menyempurnakan setengah agamanya. Karena itu, bertakwalah kepada Allah setengah sisanya.” (HR. Baihaqi 1916).

Adapun mengenai riwayat lainnya yang juga dari Anas bin Malik, Nabi SAW pernah bersabda : “Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah kepada Allah pada separuh lainnya.” (HR Baihaqi).

  1. Nabi Muhammad SAW Melarang Untuk Melamar Seseorang yang Sudah Dilamar Oleh Orang Lain

Dari Ibnu Umar Radhiyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda : “Janganlah seseorang di antara kamu melamar seseorang yang sedang dilamar saudaranya, hingga pelamar pertama meninggalkan atau mengizinkannya.” (Muttafaq Alaihi dan Lafaznya menurut Bukhari).

Demikianlah ulasan singkat seputar kumpulan hadits tentang pernikahan, sehingga bisa kita jadikan sebagai penambah wawasan. Nah, bagi kamu yang sudah siap dan mampu untuk menikah, maka segerakanlah niat baikmu tersebut.

 

 

By shissou